BAB I

Pendahuluan

1.1              Latar Belakang

Dalam UU No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 4, disebutkan bahwa “ Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Tetapi dalam kenyataannya Masih banyak yang belum menerapkan dari salah satu tujuan Pendidikan Nasional, yakni Kesehatan Jasmani dan Rohani, Menurut Nurhasan, dkk : 2005 dalam bukunya yang berjudul “ Pendidikan Jasmani Membangun Manusia Yang sehat Jasmani dan Rohani “ mengatakan bahwa pembelajaran Olahraga atau pendidikan jasmani masih dianggap kurang penting dibanding bidang studi yang lain. Pembelajaran pendidikan jasmani sering dicap sebagai pembelajaran yang membosankan, menghambur-hamburakan waktu dan mengganggu perkembangan intelektual anak. Padahal Pendidika Jasmani memegang peran penting dalam pembentukan manusia seutuhnya.

Kaitan olahraga dengan jantung dan pembuluh darah dapat dipahami karena jantung merupakan organ vital yang memasok kebutuhan darah di seluruh tubuh. Dengan meningkatnya aktivitas fisik seseorang maka kebutuhan darah yang mengandung oksigen akan semakin besar. Kebutuhan ini akan dipenuhi oleh jantung dengan meningkatkan aliran darahnya. Hal ini juga direspon pembuluh darah dengan melebarkan diameter pembuluh darah (vasodilatasi) sehingga akan berdampak pada tekanan darah individu tersebut.

 

Dalam GBHN, TAP MPR RI Nomor II/ MPR/ 1988 yang menyebutkan “ Pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas manusia indonesia yang ditujukan pada peningkatan jasmani dan rohani, pemupukan watak, disiplin, dan sportivitas, serta pengembangan prestasi olahraga yang dapat membangkitkan rasa kebanggaan nasioanal.

Oleh karena itu, penulis ingin menyusun sebuah makalah yang berjudul “ Pengaruh Penerapan Olahraga Jogging terhadap Kesehatan Jantung “ yang bertujuan untuk memberi informasi tentang pengaruh Penerapan Olahraga jogging terhadap Kesehatan Jantung.

 

1.2              Rumusan Masalah

Berdasar Uraian Latar Belakang di atas dapat dikemukakan Rumusan masalah yang ada, yaitu :

  1. Bagaimana Pengaruh Penerapan Olahraga Jogging terhadap Kesehatan Jantung.

 

1.3              Tujuan Penyusunan

Sesuai dengan judul makalah dan rumusan masalah yang telah di uraikan di atas, maka tujuan dari penyusunan makalah ini adalah :

  1. Mengetahui Pengaruh Penerapan Olahraga Jogging Terhadap Kesehatan Jantung.

 

BAB II

Pembahasan

2.1            Pengertian Olahraga Jogging

  • Pengertian Olahraga

Olahraga secara harfiah berarti sesuatu yang berhubungan dengan mengolah raga atau dapat dikatakan mengolah fisik. Dari sudut pandang ilmu olahraga, olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana yang dilakukan orang dengan sadar untuk meningkatan kemampuan fungsionalnya, sesuai dengan tujuannnya melakukan olahraga (Santosa,2005 ).

 

UNESCO  mendefinisikan olahraga sebagai “setiap  aktivitas  fisik  berupa permainan  yang berisikan  perjuangan  melawan unsur-unsur  alam, orang lain, ataupun  diri  sendiri”. Sedangkan  Dewan Eropa merumuskan  olahraga  sebagai “aktivitas  spontan,  bebas  dan dilaksanakan dalam waktu luang”. (http://onopirododo.wordpress.com )

 

Sedangkan menurut ( Nurhasan, dkk :2005 ) menyebutkan bahwa olahraga adalah suatu kegiatan yang memiliki tujuan yang berbeda-beda yaitu untuk memperoleh kesenangan, kesehatan, status sosial dan juga untuk berprestasi sebagai olahragawan profesional.

 

Dari beberapa pengertian Olahraga di atas dapat disimpulkan bahwa olahraga adalah segala kegiatan atau usaha untuk mendorong, membangkitkan, mengembangkan dan membina kekuatan jasmani dan rohani pada setiap manusia.

 

  • Pengertian Jogging

Istilah jogging sering digunakan dalam sastra inggris untuk menjelaskan gerakakan cepat pendek, baik disengaja atau tidak disengaja.

Jogging adalah bentuk Olahraga berlari atau berjalan pada keadaan lambat atu santai yang bertujuan unutk meningkatkan kebugaran.

Sedangkan menurut Dr George Sheehan mendefinisikan Jogging sebagai kegiatan berjalan lebih lambat dari 6 mph ( 10 menit per mil kecepatan ). (http://en.wikipedia.org )

Jogging adalah salah satu bentuk olahraga yang dilakukan dengan cenderung         cara berjalan atau lari – lari kecil.

(http://cutcute.student.umm.ac.id )

Dari Pengertian Diatas dapat disimpulkan bahwa Jogging adalah suatu kegiatan gerak berjalan atau berlari yang bertujuan unutk meningkatkan kebugaran jasmani.

  • Pengertian Olahraga Jogging

Dari Pemaparan diatas, mulai tentang pengertian olahraga maupun pengertian Jogging dapat disimpulkan bahwa Olahraga Jogging adalah Suatu Kegiatan atau usaha untuk mendorong dan mengembangkan kekuatan jasmani maupun rohani melalui gerak berjalan atau berlari yang kecepatannya lebih lambat dari 6 mph ( 10 menit permil kecepatan )

 

2.2            Pengertian Jantung

Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Apex-nya (puncak) miring ke sebelah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram. Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi secara bergantian. (http://jantungprima.blogspot.com )

Menurut Nurhasan, dkk : 2005 mengatakan bahwa jantung merupakan gumpalan otot yang kebetulan berada di rongga dada, sama juga halnya dengan otot – otot lainnya

Jantung adalah motor dari system peredaran darah. Ia berguna untuk mengantarkan oksigen/ zat asam dari hasil metabolisme ke seluruh organ tubuh yang vital. Selain itu, ia berfungsi membawa sisa metabolitan dari jaringan tubuh untuk di ekresi keluar.( http://prajasetia.wordpress.com )

 

2.3            Manfaat Latihan Olahraga Jogging

Melakukan Jogging secara teratur memberikan manfaat bagus buat kondisi fisik dan kesehatan lainnya. Jogging juga memberikan kesenangan secara fisik dan mental

Jogging memberikan keuntungan tetap bagi keseluruhan kesehatan setelah dilakukan, Efek – Efek dari Jogging adalah (http://cutcute.student.umm.ac.id ) :

 

1)      Membuat jantung kuat, dimana semakin memperlancar peredaran darah dan pernafasan.

2)      Mempercepat sistem pencernaan dan membantu anda menyingkirkan masalah pencernaan.

3)      Menetralkan Depresi.

4)      Meningkatkan kapasitas unutk bekerja dan mengarahkan pada kehidupan yang aktif

5)      Jogging membantu anda membakarr lemak dan mengatasi kegemukan

6)      Kalau ada masalah dengan selera makan, Jogging membantu anda memperbaikinya.

7)      Jogging mengencangkan otot kaki, paha dan punggung.

8)      Membuat tidur lebih nyenyak

9)      Memperpanjang usia.

10)  Awet Muda

11)  Meningkatkan Fungsi otak

 

2.4            Cara Melakukan Latihan Olahraga Jogging

Jogging adalah salah satu cara terbaik dan terhemat untuk membakar lemak. Jogging dapat dilakukan dimana saja asalkan Anda membawa sepatu kets jogging Anda. Biasanya saya jogging mengitari apartemen saya, melewati parkiran mobil, tempat bermain anak dan kompleks gedung-gedung apartemen. Meskipun polanya sama tapi membuat saya nyaman.

Waktu terbaik untuk ber-jogging adalah di pagi hari, begitu Anda bangun. Bila Anda serius ingin membakar lemak, jangan sarapan dulu sebelum jogging, tapi minum segelas besar air. Dengan tidak makan sarapan dulu, tubuh akan menggunakan cadangan lemaknya untuk membakar energi yang akan dibutuhkannya saat berjogging. Selain bermanfaat untuk menjaga berat badan ideal, olahraga jogging sangat baik untuk kesehatan jantung.

Pemanasan (peregangan otot) dulu selama 5 menit namun jangan terlalu berat. Lakukan peregangan terutama pada otot betis dan paha. Jangan lupa untuk melakukan peregangan pada urat-urat di lutut. Seringkali bagian tubuh itu merupakan tempat yang paling banyak mengalami cedera.  Untuk pemanasan, Anda bisa memulai dengan berjalan, berlari lambat kemudian semakin cepat perlahan-lahan. Jangan lupa untuk melakukan peregangan kembali setelah selesai berlari.

Saat mulai, berjogginglah selama 10 menit non stop. Jangan sebentar-bentar berhenti kecuali bila dalam kasus khusus nafas sesak atau kepala terasa pusing.  Selama berjogging, pertahankan nafas yang konsisten. Bisa saja bernafas seiring langkah. Aturan terpenting saat memulai suatu olahraga adalah jangan memaksa tubuh terlalu berat, rileks tapi tetap berstamina dan ditingkatkan secara bertahap.

Setelah empat hari berlari selama 10 menit, hari kelima tingkatkan jadi 12 menit. Hari kelima tingkatkan jadi 14 menit, jadi rata-rata ditingkatkan 2 menit untuk sesi lari selanjutnya. Hal ini dapat meningkatkan stamina tanpa menimbulkan cidera. Bila waktu cukup, terus tingkatkan secara bertahap sampai mencapai 60 menit. Sebagai pemula, tidak usah khawatir akan kecepatan. Belari santailah, bila ada teman juga bisa sambil mengobrol. Bila nafas Anda sampai terengah-engah, mungkin Anda berlari terlalu cepat. Ada juga satu teknik penting bagi pemula adala teknik “tumit ke jari kaki”. Mendarat ringan dengan tumit, dorong kaki ke depan dan menjejak dengan jari kaki untuk berlari. Kesalahan umum bagi pemula jogging adalah mendarat dengan keras dengan gerakan yang mengentak.

Faktor penting lainnya adalah sepatu lari yang tepat. Sepatu jogging itu harus ringan, bahan yang cocok yang dapat bernafas. Saran saya adalah sepatu yang sudah dikenal kualitasnya, mungkin agak mahal namun tahan lama dan membantu program olahraga Anda. Pastikan sepatu itu adalah sepatu lari, bukan sepatu untuk berjalan-jalan, juga jangan memakai sandal. Kaus kaki, T-Shirt atau pakaian olahraga juga pilih bahan yang dapat menyerap keringat dengan baik.

Akhirnya, nikmatilah sesi jogging Anda. Jangan dianggap sebagai beban, bayangkan diri Anda lebih sehat setiap harinya setelah Anda berlari. Ada teman lari atau tidak bukanlah masalah. Bangunlah lebih pagi besok dan mulailah berjogging disekitar rumah Anda. ( http://erabaru.net )

 

2.5  Faktor – Faktor Penyebab Penyakit Jantung

Faktor yang menyebabkan terkena resiko penyakit jantung sebagaimana dikemukakan di dalam satu Kongres Kardialog di Munich Jerman yaitu (http://intl.feedfury.com ) :

1)      Smooking atau Merokok.

2)      Tekanan darah tinggi

3)      Penyakit gula atau Diabetes

4)      Pola makan yang salah

5)      Kegiatan fisik yang berlebihan

6)      Mengkonsumsi Alkohol

7)      Banyaknya lemak di dalm darah

8)      Dll.

 

 

1)      Kebiasaan merokok
Tingkat risiko: Amat tinggi
Banyak wanita perokok yang tidak mau mengubah kebiasaannya, karena takut gemuk. Padahal, kendati merokok biasanya diasosiasikan dengan gangguan paru-paru, sebenarnya sebagai perokok aktif, risiko kematian akibat penyakit jantung sama besarnya dengan penyakit paru-paru.
Sejumlah kecil nikotin dalam rokok merupakan racun bagi tubuh. Nikotin yang terserap dalam setiap hisapan rokok memang tidak mematikan, tetapi tetap membahayakan jantung karena dapat mengakibatkan pengerasan pembuluh nadi serta serta mengacaukan irama jantung.
Stop merokok sekarang juga! Jika Anda berhasil tidak merokok sama sekali dalam beberapa tahun, risiko terserang penyakit jantung bisa ‘merosot’ sehingga hampir setara dengan wanita bukan perokok.

2)      Hobi makan junk food
Tingkat risiko: medium
Makanan kaya lemak yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi bisa mengakibatkan penyumbatan dan penyempitan pembuluh arteri kororner (arteroklerosis).
Sedangkan, lemak jenuh yang banyak terdapat dalam makanan sejenis junk food juga mampu merangsang hati untuk memproduksi banyak kolesterol. Nah, kolesterol yang mengendap lama-kelamaan akan menghambat aliran darah dan oksigen sehingga menggangu metabolisme sel otot jantung.
Cobalah mengurangi kebiasaan buruk ini. Anda masih tetap bisa menikmati makanan kesukaan, kok. Asalkan porsinya dibatasi, dan seimbangkan dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. Selain itu, lakukan kontrol kadar kolesterol, mengingat kebiasaan ini cukup membahayakan kesehatan jantung.

3)      Sering stres
Tingkat risiko: rendah
Hati-hati, stres yang berlarut-larut membuat denyut jantung dan tekanan darah meningkat. Hal ini tentu membuat jantung bekerja lebih berat dan pada akhirnya akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Tingkah laku yang serba terburu-buru, dan cepat marah juga memicu timbulnya penyakit tersebut.
Untuk itu luangkan waktu untuk bersantai dan berisirahat. Jika Anda merasa beban pekerjaan di rumah atau di kantor terasa berlebih, cobalah minta bantuan orang terdekat.

4)      Jarang berolahraga
Tingkat risiko: di atas medium
Wanita yang tidak aktif bergerak mempunyai risiko 2-3 kali lebih besar menderita serangan jantung. Sayangnya, tidak ada waktu luang dan keterbatasan fasilitas, seringkali menjadi alasan klise banyak wanita enggan berolahraga. Padahal, Anda masih bisa mencuri-curi waktu olahraga di sela-sela kesibukan, kok.
Padahal, selain mengurangi berat badan, olahraga teratur dapat memperkuat otot jantung dan memperbaiki sistem peredaran darah. Jadi, lakukan latihan bersifat aerobik, seperti berjalan kaki, jogging.

 

 

BAB III

Penutup

1.1   Kesimpulan

Olahraga Jogging Merupakan olahraga yang sederhana dan simple yang banyak memiliki Manfaat bagi tubuh, khususnya bagi kesehatan jantung. Sebagaiman yang telah dijelaskan di atas, bahwa Olahraga Jogging salah satu manfaat utamanya adalah Membuat jantung kuat, dimana semakin memperlancar peredaran darah dan pernafasan. Jadi benar bahwa dengan melakukan Olahraga Jogging dapat membantu, menambah jantung khususnya, semakin kuat dan sehat.

 

1.2   Saran

Penulis mengharap kepada siapa saja yang membaca makalah ini. Khususnya mahasiswa FIP Unesa atau mahasiswa Unesa, agar setelah membaca, di harap dapat mempraktikan Olahraga Jogging diwaktu padi hari. Karena pada waktu pagi hari udara masih segar dan belom tercemar oleh udara kotor . Kritik ataupun saran yang sifatnya membangun, yang bertujuan untuk memperbaiki isi makaala ini, dengan senang hati penulis menerima kritik atau saran tersebut.

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

Nurhasan, dkk. 2005. Pendidikan Jasmani Bersatu Membangun Manusia sehat Jasmani dan Rohani. Surabaya : Unesa University Press

http://nurul071644249.wordpress.com di akses Tanggal 08-05-2010

http://onopirododo.wordpress.com di akses Tanggal 08-05-2010

http://en.wikipedia.org/wiki/Jogging di akses Tanggal 08-05-2010

http://jantungprima.blogspot.com di akses Tanggal 05-05-2010

http://prajasetia.wordpress.com di akses Tanggal 21-03-2010

http://cutcute.student.umm.ac.id di akses Tanggal 08-05-2010

http://erabaru.net di akses Tanggal 10-05-2010

http://bola.vivanews.com di akses Tanggal 06-09-2009

About these ads